Coronavirus Indonesia: Jakarta Darurat – UPDATE

Jakarta mengumumkan darurat Coronavirus (update)

coronavirus indonesia
Muslim di Indonesia sedang melaksanakan Sholat Jumat di salah satu masjid pada 20 Maret 2020. Setelah selesai sholat. Pengumuman darurat dari pemerintah Jakarta sudah berlangsung selama 2 bulan sejak terjadinya Coronavirus COVID-19 outbreak di Jakarta. Kasus penderita semakin meningkat di jakarta sejak 20 Maret 2020.

Gubernur Jakarta, Anies Baswedan memberikan keterangan kepada publich bahwa seluruh acara di tempat umu akan di tiadakan termasuk pembatasan transportasi umumm.

Anis juga menginstruksikan kepada perusahaan untuk memberlakukan kerja dari rumah.

Pada hari Jumat, Red Cross International sudah mengumumkan bahwa Indonesia akan memiliki peningkatan jumlah Coronavirus COVID-19 disebabkan karena rendahnya pelaksaan test dan tingginya angka mobilitas yang mengharuskan kota untuk di lockdown.

Pemerintah Indonesia sudah meningkatkan ketersediaan alat testing kits Coronavirus Indonesia dan jumlah tersebut akan semakin bertambah. Namun tidak di sebutkan berapa jumlah alat yang sedang di pesan, kapan datang, dan kapan akan di lakukan penyebaran untuk pelaksanaan penurunan jumlah korban Coronavirus Indonesia.

Menteri Keuangan Indonesia pada hari Jumat juga telah meningkatkan tingkat protokol manajemen krisis negara menjadi “siaga” dari “standby” dan memperingatkan bahwa jika wabah Covid-19 berlanjut, pertumbuhan ekonomi dapat turun menjadi antara 0% -2,5%.

Menteri Sri Mulyani Indrawati mengatakan skenario dasarnya adalah untuk pertumbuhan PDB di atas 4%, sementara skenario tidak ada pertumbuhan mengasumsikan wabah coronavirus berlangsung selama tiga hingga enam bulan, perdagangan global merosot dan Indonesia akan terkunci. PDB Indonesia tumbuh 5,02% tahun lalu.

Dihadapkan pada meningkatnya jumlah kematian akibat virus corona dan lompatan besar dalam infeksi, presiden Indonesia pada hari Kamis juga menyerukan agar pengujian segera ditingkatkan di negara terpadat keempat di dunia.

Rekrutmen Online  Coronavirus Indonesia khawatir hingga 700.000 orang telah melakukan kontak dengan mereka yang terinfeksi