Kode Saham Bursa Efek Indonesia Update 2020

Jumlah perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia sampai saat ini berjumlah lebih dari 700 kode saham. Jumlah tersebut terus meningkat, namun dikarenakan aktifitas trading saham yang tidak sesuai dengan peraturan membuat jumlah tersebut menurut. Penurunan ini membuat kode saham tidak bisa masuk kedalam trading.

Jumlah emiten saham sampai saat ini dan valid berjumlah 675 emiten bursa efek Indonesia. Dari list terbaru yang kami terima, jumlah kode emiten saham tersebut valid dan tersedia untuk trading saham.

Perlu di ingat, bahwa setiap anda melakukan trading saham harap pastikan anda memasukkan saham atau emiten dengan benar untuk menghindari kesalahan fundamental atau technical stock report dari tempat anda trading saham.

Kode Saham Indonesia

Kode emiten di Indonesia saat ini berjumlah 675 dan sampai saat ini masih valid. Kami akan terus perbaharui informasi untuk saham yang sudah melakukan Initial Public Offering – IPO. Jumlah perusahaan yang melakukan IPO sampai saat ini tidak lebih dari 10 perusahaan setiap bulannya. Sangat berbeda jika anda melakukan investasi reksadana atau pun investasi Equity Trade Fund – ETF Indonesia.

[supsystic-tables id=4]
kode saham

Daftar saham di atas dapat anda gunakan sebagai referensi ketika melakukan jual beli saham di bursa efek. Namun perlu di ingat bawah jika saham melakukan stock split atau pun pergantian nama maka daftar saham di atas tidaklah valid.

Selain itu jumlah emiten saham yang berada saat ini di Bursa Efek Indonesia akan terus meningkat setiap bulannya setelah melakukan IPO saham. Untuk melihat saham-saham yang sudah melakukan atau pun yang akan melakukan Initial Public Offering – IPO saham, maka kode saham di atas akan di perbaharui.

Beberapa kelamahan yang kami dapati adalah trading saham tidaklah selalu terfokus kepada perusahaan, tetapi lebih mengarah ke kode emiten. Pergerakan nilai dan harga saham di pengaruhi oleh banyak faktor. Selain faktor macro economic, trading juga sangat beresiko tinggi terhadap portofolio dan investasi anda.

Cermatlah ketika melakukan investasi terutama di stock market, karena sangat beresiko tinggi.